Pengen Eksperimen Hydram Pump dan River Pump

Teknologi memang selalu menjadi terobosan baru untuk membuat manusia lebih mudah melakukan sesuatu. Nah di sini ane pengen kasih info menarik tentang teknologi pompa air tanpa listrik. Air sebagai kebutuhan pokok manusia menjadi hal yang nyata untuk membuat pompa listrik tanpa listrik ini. Berhubung rumah ane deket dengan sungai yang deras tetapi lebih rendah dari pada tempat ane jadi mau tidak mau harus memikirkan bagemana air sungai kita pompa ke daerah yang lebih tinggi tentunya, untuk kebutuhan seperti mengisi kolam ikan atau buat nyiramin tanaman di depan rumah, dari pada pake ember capek deh. hehehe

Nah karena kebutuhan tersebut di atas ane tuh pengen banget bereksperimen menggunakan pompa air tanpa listrik yaitu Hydram Pump dan River Pump. Oke ane kasih sedikit penjelasan tentang Hydram Pump dan River pump

Pertama Hydram Pump, Hydram pump yaitu suatu alat pompa air yang menggunakan system klep (valve) yang ditemukan oleh orang dari negara perancis yaitu Josephem Montgolfierem, karena menggunakan system klep maka air yang mengalir dapat terangkat ke daerah yang tinggi dengan bantuan tekanan air itu sendiri. ente dapat lihat diagram dari pada hydram pump di bawah ini :

Dilihat dari bentuk diagram hydram pump ente  tentu pengen mencoba karena systemnya sangat mudah sekali. Tetapi di sini memerlukan bahan yang kuat seperti pipa paralon maupun pipa dari besi juga katup/klep yang bagus dan tabung sebagai pengatur tekanan.

yang kedua River pump, berbeda dengan di atas river pump ini sangat sederhana bentuknya dan bahan pembuatannya juga lebih mudah di dapat. system river pump menggunakan gelembung udara yang terdapat di pipa plastik yang memutar sehingga air yang terdapat di pipa plastik tersebut terdorong ke atas. Untuk lebih jelasnya bisa di lihat diagramnya di bawah ini :

Block Diagram

Jadi penggunaannya tabung yang berisi pipa plastik memutar ke sumbu. tabung tersebut untuk bisa berputar di buat semacam baling-baling air yang nantinya memutar tabung tersebut. karena perputaran tersebut maka air akan masuk ke dalam pipa plastik dan terisi air dan udara dan akan masuk ke sumbu sebagai pengambilan air menuju daerah lebih tinggi dari sungai.

Wah-wah jadi pengen bereksperimen nih, tapi yang mana yang perlu ane coba lebih dulu ya! kalo hydram memerlukan bahan yang cukup banyak, kalo river sedikit bahan butuh baling-baling air yang kuat. hemmm jadi bingung nih. oke ane butuh bantuan dari ente semua kira-kira yang mudah menggunakan hydram atau river pump? silahkan ente kirim koment nya ya. ane tunggu masukannya! trims

 

 

Posted on 27 Februari 2014, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. http://backlink.ombine.com auto backlink dofollow
    numpang promo, gan.🙂

  2. Ass Gan tolong dibuat yg detai saya mau coba salah satuny. trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: